Wisata Sejarah di Kota Pahlawan

Bapak Proklamator Indonesia berpesan kepada kita untuk tidak melupakan sejarah. Artinya, dari sejarah ada jejak yang harus kita resapi dan dari sejarah ada peristiwa yang membuat kita seperti sekarang. Banyak tempat di Indonesia merupakan saksi bisu perjuangan para pahlawan untuk memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia, mengorbankan tumpah darahnya untuk jati diri bangsa. Apakah kita harus melupakan itu semua? Kami yakin tidak.

Jika Anda adalah seorang guru sejarah atau kepala sekolah yang sedang memikirkan wisata sejarah, mungkin kini waktunya berkunjung ke Surabaya. Hanya dengan sewa bus pariwisata Surabaya, Anda dan murid-murid bisa mencapai tempat tujuan dengan selamat.

Kota ini telah mendapat predikat sebagai kota Pahlawan karena beberapa peristiwa penting Kemerdekaan terjadi disini. Jejak-jejak bangunannya juga masih terjaga hingga saat ini. Berikut, beberapa wisata sejarah yang mengedukasi anak sekolah dan wajib menjadi agenda study tour siswa – siswa Anda.

Tugu Pahlawan

Tugu Pahlawan

Bangunan dengan tinggi 41 meter ini merupakan monumen peringatan atas terjadinya pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Pada saat itu segenap masyarakat melawan pasukan Sekutu bersama Belanda yang berusaha merebut kembali Indonesia. Di bawah tugu ini, terdapat sebuah museum yang memajang dokumentasi saat pemberontakan terjadi hingga saat – saat pembangunan Tugu Pahlawan. Tugu ini dimaksudkan sebagai wujud penghormatan bagi warga yang gugur saat memperebutkan kembali Indonesia dari Belanda.

Gedung Siola

Gedung Siola

Awalnya tempat ini merupakan pusat perbelanjaan tekstil di era kolonial milik warga Inggris. Namun ada sebuah peristiwa yang membuat gedung Siola menjadi tempat untuk menahan serangan Sekutu. Catatan sejarah menyebut bahwa warga Indonesa berusaha melumpuhkan tank Inggris dengan bom sebelum mereka sampai ke jalan Tunjungan. Setelah Indonesia merdeka, gedung Siola sempat menjadi pusat perbelanjaan pertama yang ada di Surabaya. Kini berdasarkan keputusan walikota Surabaya, akhirnya gedung Siola menjadi kapsul waktu. Terdapat 1000 koleksi yang siap mengedukasi generasi Bangsa untuk tidak lupa akan sejarah.

Gedung Internacio

Gedung Internacio

Gedung Internacio berada di jalan Jayanegoro dan tidak jauh dari jembatan bersejarah di Surabaya. Maka dari itu jika Anda memarkirkan kendaraan bus pariwisata surabaya di kawasan gedung ini, Anda berada di lokasi sejarah yang tepat. Di gedung ini Anda bisa melihat secara langsung jejak pengepungan tentara Inggris yang bersekutu dengan Belanda. Pada peristiwa itulah, Brigjen A.W.S. Mallaby tewas karena dibom.

Demikianlah 3 tempat bersejarah yang wajib Anda kunjungi bersama siswa –┬ásiswi di Surabaya. Semoga kunjungan tersebut dapat mengedukasi sejarah anak-anak tentang sejarah bangsa. Dan tetaplah membayar sewa bus pariwisata surabaya untuk mendapatkan layanan transportasi yang memadai untuk rombongan study tour.

COMMENTS