Cara Pembuatan Acrylic Letters Atau Huruf Timbul Akrilik

Cara Pembuatan Acrylic Letters Atau Huruf Timbul Akrilik

Saat ini  acrylic letters, atau huruf timbul akrilik bukan hanya digunakan sebagai untuk pajangan sebagai penanda nama dari sebuah perusahan, merek dagang atau tempat. Tetapi, huruf yang bisa dikreasikan dengan berbagai macam bentuk, warna serta ukuran ini juga bisa menjadi salah satu penghias dekorasi rumah.

Akrilik memiliki beberapa jenis, akan tetapi akrilik yang sering digunakan untuk membuat huruf sebagai pajangan ialah akrilik jenis ekstrusi. Walaupun akrilik ekstrusi memiliki kelemahan karena lebih mudah tergores daripada jenis lainnya, akrilik ekstrusi akan menjadi bahan yang sempurna untuk membuat huruf timbul karena lembaran yang lebih lembut, mudah dibuat dan dibentuk, serta lebih murah jika dibandingkan dengan akrilik jenis lain.

Karena harganya yang terbilang murah dan mudah didapatkan, banyak orang memilih untuk membuat huruf timbul sendiri. Karena hal tersebut, artikel ini akan memberitahu bagaimana cara pembuatan huruf timbul akrilik sendiri.

  1. Siapkan bahan-bahan yang diperlukan

Berikut bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat huruf timbul akrilik.

  • Kertas
  • Pensil atau bolpoin
  • Akrilik ekstrusi (jumlah dan warna sesuai kebutuhan)
  • Akrilik susu
  • Pemotong akrilik atau gergaji listrik
  • Penggaris
  • Lem akrilik
  • Lem kayu
  • Amplas
  • Pemanas akrilik
  • Mesin amplas
  1. Membuat pola

Langkah selanjutnya ialah membuat pola untuk membentuk huruf yang diinginkan. Pola tersebut bisa dibuat dengan mendesain huruf dikertas menggunakan pensil atau bolpoin. Jika menginginkan pola yang lebih rapih, gunakan corel draw atau photoshop untuk membuat pola. Saat membuat pola, buat setiap pola tersebut menjadi dua kali lipat untuk membuat huruf akrilik menjadi 3D atau timbul.

  1. Menempelkan pola ke akrilik

Setelah desain pola sudah jadi, gunting pola sesuai dengan huruf yang diinginkan. Lumuri bagian pinggir dan tengah kertas pola tersebut dengan lem kayu, lalu tempelkan kertas pola tersebut ke akrilik.

  1. Pemotongan akrilik

Akrilik yang sudah ditempel dengan pola, selanjutnya pemotongan akrilik tersebut menggunakan Pemotong akrilik atau gergaji listrik. Potong akrilik sesuai dengan pola yang kita inginkan jika sudah, amplas pola yang sudah dibuat agar permukaan yang sudah dipotong menjadi halus dan mudah saat disambungkan.

  1. Membentuk akrilik menjadi huruf

Setelah pola yang dibuat selesai, tahap selanjutnya ialah penggambungan pola menjadi huruf. Untuk membuat huruf yang berfungsi sebagai pilar menjadi lentur sesuai pola huruf. Panaskan akrilik dengan pemanas akrilik agar menjadi lemas dan mudah dibentuk. Berhati-hatilah saat memanaskan akrilik karena  terbuat dari plastik, bahan tersebut cepat panas. Tahan pilar tersebut dengan benda yang berat agar bentuknya tidak berubah

Acrylic Letters

  1. Menyatukan pola akrilik

Setelah akrilik menjadi lentur, segera tempelkan pola yang menjadi pilar dengan pola huruf yang ada menggunakan lem akrilik. Setelah semua pola tersambung, rapihkan kembali setiap sisi huruf yang sudah disatukan menggunakan pemotong akrilik atau gergaji listrik. Jika sudah amplas setiap sisi agar menjadi rapih.

  1. Membuat huruf timbul akrilik menempel

Jika ingin memajang huruf timbul akrilik menempel didinding, siapkan bahan tambahan berupa busa, cutter, bak stempel dan tinta stempel. Caranya sisakan ruang kosong dibelakang huruf, lalu gosok ruang kosong belakang huruf dengan bak stempel hingga semua sisi terkena tinta stempel. Jika sudah taruh ruang kosong huruf yang terkena tinta diatas busa. Berikutnya potong busa yang sudah berpola dengan cutter, dan masukan pola yang sudah terpotong ke dalam huruf timbul akrilik dengan lem. Tahap akhir lem luar busa dan tempelkan huruf tersebut ke tempat yang diinginkan.

Jika tidak ingin memajang huruf timbul akrilik menempel di dinding, huruf-huruf yang telah dibuat bisa langsung diletakan di meja, rak buku atau tempat yang diinginkan.

COMMENTS